Sumpah Kosmik sebagai Legitimasi Wahyu:Penafsiran QS. Al-Wāqi‘ah [56]: 75–76 dalam Tafsir al-Ṭabarī dan al-Māturīdī

Penulis

  • Dewi Lestari LSIQH Yogyakarta Penulis

Kata Kunci:

sumpah kosmik, legitimasi wahyu, Tafsir al-Tabarī, Tafsir al-Māturīdī, Surah al-Wāqi‘ah

Abstrak

Penelitian ini membahas sumpah kosmik sebagai legitimasi wahyu dalam QS. Al-Wāqi‘ah [56]: 75–76 melalui analisis komparatif terhadap penafsiran dua mufasir klasik, yaitu al-Ṭabarī dan al-Māturīdī. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada adanya perbedaan metodologis dalam tradisi tafsir yang memengaruhi pemaknaan terhadap fungsi sumpah kosmik dalam Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan penafsiran kedua mufasir serta menjelaskan bagaimana pendekatan metodologis mereka membentuk pemahaman terhadap sumpah kosmik sebagai bentuk peneguhan otoritas wahyu. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), menggunakan sumber primer berupa Tafsir Jāmi‘ al-Bayān karya al-Ṭabarī dan Ta’wīlāt Ahl al-Sunnah karya al-Māturīdī, serta didukung oleh literatur sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Ṭabarī cenderung menggunakan pendekatan lughawī-riwayah dengan menekankan makna kebahasaan dan riwayat, sehingga memahami sumpah kosmik sebagai penegasan literal terhadap kemuliaan Al-Qur’an. Sementara itu, al-Māturīdī menggunakan pendekatan rasional-teologis yang memperluas makna sumpah kosmik sebagai strategi argumentatif untuk menanggapi penolakan terhadap wahyu. Dengan demikian, perbedaan metodologis antara kedua mufasir berpengaruh langsung terhadap pemaknaan sumpah kosmik sebagai legitimasi wahyu dalam Al-Qur’an.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Alamsyah, J., Jamaan, A., & Saifudin, I. (2025). Enhancing maritime vocational education: Balancing studies and sustainability integration in transportation management. DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 275–282.

al-Ṭabarī, Jāmi‘ al-Bayān; al-Māturīdī, Ta’wīlāt Ahl al-Sunnah. Nurul Huda ( 2022 ) . “Kaidah Dan Faidah Al-Qasam (Sumpah) Dalam Al-Qur’an”. Jurnal Aksioma Al- Asas: Jumal Pendidikan Islam Anak Usia Dum, Vol 3, No. 1, 2022.

Suhaimi ( 2021 ) .“Sumpah dalam Al-Qur’an” JURNAL ILMIAH AL MUASHIRAH: Media Kajian Al-Qur’an dan Al-Hadis Multi Perspektif , Vol. 18, No. 1, Januari 2021, Hal: 71-82

Jailanı, Ani, dan Hasbiyallah Hasbiyallah. (2019). “Kajian Amtsal Dan Qasam Dalam Al Qur'an". Islamika: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman 19 (02):16-26.

Hadijah, S. (2020). Ayat-ayat Qasam Allah SWT dalam Juz ‘Amma menurut Tafsir Al- Maraghi. Al Karima: Jurnal Studi Ilmu Al Quran Dan Tafsir, 2 (2), 44-55.

Junizar Satman (2016). “Pendekatan Penanfisran Al-Qur’an Yang Didasarkan Pada Instrumen Riwayat. Nalar. Dan Isyarat Batın. Intizar 20. Tidak. I (23 Maret 2016): 43-

62. Diakses 24 Desember 2025.

Ali Hamdan (2013) Tinjauan Historis dan Metodologis.Ulul Albab Jurnal Studi Islam. Vol 14, No 2 (2013) .

( Walid A. Saleh : 2004 ) The Formation of the Classical Tafsir Tradition, hlm. 117– 125).

( Walid A. Saleh : 2006 ) “Early Sunni Exegesis, Mu‘tazilism…”, hlm. 30–38)

Shaleh, W. A. (2016). Journal Ofs Qur’anic Studies. Rereading al-Thabari Through al- Maturidi: New Light on The Third Century Hijri. Vol, 18. No, 2. 2016. Hal 180-209. Shohibul Adib,M Syihabuddin Muin,Fahmi Arif El Muniry, Ulumul

Qur’an Ptrofil Para Mufassir Al-Qur’an dan Para Pengkajinya. (Banten: Pustaka Dunia, 2011), h. 1

Mahmud, Mani’ Abd H.im, Metodologi Tafsir Kajian Komprehensif Metode Para Ahli Tafsir. (Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2006) h. 67

Muhammad Husean ad-Dzahabi, at-Tafsi>r wa al-Mufassirun, vol. I (Kairo: Maktabah Wahbah, 1995) h. 215.

Adistia, Yusril, Nur Baitul Izzah, Nikmah, Muhammad afif ( 2019), Telaah Kitab Tafsir Ath-thabari Dalam Q.s Al-maidah Ayat 51, al-Munir: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir , Volume 1, Number 2, Desember 2019: 55 – 78.

Al-Tabari. Jami‘ Al-bayan Fi Tafsir Al-Qur’an, h. 46.

Abdul Djalal, Ulumul Qur’an, (Surabaya: Dunia Ilmu, 2002) h. 31. H. Abdul Djalal, Ulumul Qur’an. Surabaya: Dunia Ilmu, 2002.

Mohammad Aly Ash Shabuny Pengantar study Al-Qur’an : bandung, Pt al ma’rif 1996 h. 258.

Muhammad Tholhah Hasan, Ahlusunnah Wal-Jamaah dalam persepsi dan tradisi NU, (Jakarta; lantabora Pers, 2005), hlm. 24

Al-Nasyar, Al-Syammi, A. Ali, Nasy’ahnal-Fikr al-Falsafi fi al-Islam, I, Dar al-Fikr, al- Arabi Mesir, 1397, hlm. 216.

Noer Iskandar Al-Barsany, Pemikiran Kalam Imam Abu Mansur Al-Maturidi (Perbandingan dengan kalam Mu’tazilah dan Al-Asy’ari), (Jakarta; PT. Raja Grafindo Persada, 2001), hlm. 10

Aditya ( 2012). Skripsi , Pemikiran Kalam Abu Mansur al-Maturidi Tentang Syafaat Rasul. Jurusan Akidah Filsafat, fakutas ushuluddin uin sultan syarif kasim riau. 2012. Drs. Mudzakir AS. ( 2016 ) Manna Khalil Al – Qattan, STUDI ILMU -ILMU QUR’AN, Penerbit: Litera Antar Nusa. hlm. 45-46.

Adilah, Hasna (2025). Analisis Stilistika Gaya Sumpah Sebagai Fenomena Linguistik dalam Surah Asy-Syams. Jurnal Center of Middlw Eastern Studies, Volume 18, Number 2, hal 1-13, 2025

Khairuni, Nisa. (2024). Jurnal Studi Islam. Nilai-Nilai Pendidikan dalam Kitab Tafsir Al-Thabari (Analisis Kritik Corak dan Logika Pemikirannya). Vol. 1, No. 2. Maret-Juni 2024. Hal 149-165.

Kartika, Dini. Hasanah, Uswatun. (2025). Jurnal Teologi Islam. Hadits dan Tafsir Bi al- Ma’tsur: Tela’ah Tafsir al-Thabari. Vol. 1, No, 2. 2025. Hal 516-525.

Ridwan, A. R., Shyafitri, M. S., Anggraini, R., Saputra, I. (2024). Jurnal Studi Islam Indonesia. Klarifikasi Tafir Berdasarkan Metode Muqaran. (2024). Vol. 2, No. 2. Desember 2024. Hal 245-256.

Husna, Nihayatul. (2025). Jurnal Kajian Al-Qur’an dan Hadis. Aqsam Al-Qur’an dan Tradisi Sumpah Masyarakat Jahiliyah: Adaptasi Retorika Ilahi. (2025). Vol. 5, No. 2. Desember 2025. Hal 203-215.

Abu Bakar, Ali. (2023). Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh. Integrasi Tradisi dan Penafsiran Al-Qur’an Serta Perubahan Hukum: Kajian Sosiologi Hukum. Vol. 4, No. 1. Hal 162-181.

Diterbitkan

2026-05-11

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Sumpah Kosmik sebagai Legitimasi Wahyu:Penafsiran QS. Al-Wāqi‘ah [56]: 75–76 dalam Tafsir al-Ṭabarī dan al-Māturīdī. (2026). Jurnal Studi Tafsir, 1(1), 53-82. https://jurnal.contradixie.id/index.php/jst/article/view/4