Arsip
-
Januari
Vol 1 No 1 (2026)Jurnal Studi Tafsir Volume 1, Nomor 1, Januari 2026 menghadirkan lima artikel yang merepresentasikan beragam pendekatan dalam studi tafsir Al-Qur’an kontemporer. Imam Tunisi mengkaji metode cross-reference dalam studi Al-Qur’an melalui pemikiran Mun'im Sirry, sementara Fahrunnisa Azzahra dan Mustawa mendialogkan tafsir Muhammad al-Tahir Ibn Ashur dan Muhammad Husayn al-Tabataba'i dalam isu kehidupan sintetis. Dewi Lestari membahas sumpah kosmis sebagai legitimasi wahyu dalam tafsir Al-Tabari dan Abu Mansur al-Maturidi. Liza Almaida menawarkan konsep al-jawāb bi al-sukūt sebagai strategi pedagogis Al-Qur’an dalam tafsir Fakhr al-Dīn al-Rāzī, sedangkan Syaifullah Fakih dan Lailiya Fitria Hayati mengkaji fenomena karoshi dalam perspektif nilai-nilai Qur’ani berdasarkan tafsir Wahbah al-Zuhayli. Kelima artikel ini menunjukkan keluasan studi tafsir yang tidak hanya berfokus pada pembacaan teks, tetapi juga dialog antara Al-Qur’an dan persoalan epistemologis, teologis, serta sosial kontemporer.