Etika Publikasi

  1. Pedoman Etika Publasi

Publikasi artikel dalam Jurnal Studi Tafsir merupakan kontribusi penting bagi pengembangan keilmuan dalam bidang studi tafsir. Publikasi ini mencerminkan kualitas penelitian penulis serta kredibilitas institusi yang terlibat.

Seluruh pihak yang terlibat dalam proses penerbitan—penulis, editor, mitra bestari (reviewer), dan penerbit—wajib menjunjung tinggi prinsip integritas akademik, transparansi, dan tanggung jawab ilmiah.

Pedoman etika ini disusun berdasarkan praktik terbaik dalam publikasi ilmiah serta prinsip umum seperti kejujuran, objektivitas, keadilan, dan akuntabilitas.

  1. Prinsip Etika

Jurnal Studi Tafsir menjunjung tiga prinsip utama:

  • Integritas: memastikan bahwa setiap karya yang diterbitkan bersifat orisinal, akurat, serta bebas dari fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme
  • Keadilan: menjamin penilaian yang objektif dan tidak diskriminatif terhadap setiap naskah
  • Transparansi: menjaga keterbukaan dalam proses editorial dan pengungkapan konflik kepentingan
  1. Tanggung Jawab Penulis

Penulis wajib:

  • Menyampaikan karya yang orisinal dan belum pernah dipublikasikan atau diajukan ke jurnal lain
  • Mencantumkan sumber rujukan secara tepat dan memadai
  • Menghindari plagiarisme, fabrikasi, dan falsifikasi data
  • Menjelaskan metode penelitian dan argumen secara jelas
  • Mengungkapkan konflik kepentingan jika ada
  • Memastikan bahwa semua penulis yang tercantum memiliki kontribusi signifikan
  • Segera memberitahu editor jika ditemukan kesalahan signifikan setelah publikasi
  1. Tanggung Jawab Editor

Editor bertanggung jawab untuk:

  • Mengambil keputusan publikasi berdasarkan kualitas ilmiah, relevansi, dan kontribusi
  • Menjamin proses peer review yang adil dan objektif
  • Menjaga kerahasiaan naskah yang masuk
  • Menghindari konflik kepentingan
  • Menindaklanjuti dugaan pelanggaran etika publikasi
  1. Tanggung Jawab Mitra Bestari (Reviewer)

Reviewer wajib:

  • Memberikan penilaian yang objektif, konstruktif, dan tepat waktu
  • Menjaga kerahasiaan naskah
  • Mengidentifikasi karya relevan yang belum dikutip
  • Menghindari konflik kepentingan
  • Tidak menggunakan materi yang belum dipublikasikan untuk kepentingan pribadi
  1. Tanggung Jawab Penerbit

Penerbit, yaitu CV Kontradiksi Indonesia Grup, bertanggung jawab untuk:

  • Menjamin keberlangsungan dan integritas jurnal
  • Mendukung independensi editorial
  • Menegakkan standar etika publikasi
  • Menangani kasus pelanggaran etika, termasuk koreksi dan penarikan artikel
  1. Plagiarisme dan Pelanggaran Akademik

Jurnal Studi Tafsir melarang secara tegas:

  • Plagiarisme
  • Fabrikasi atau falsifikasi data
  • Publikasi ganda atau berulang

Seluruh naskah akan diperiksa tingkat kemiripannya. Naskah yang melanggar akan ditolak atau ditarik kembali.

  1. Konflik Kepentingan

Semua pihak (penulis, editor, reviewer) wajib mengungkapkan segala bentuk hubungan yang berpotensi memengaruhi objektivitas dalam proses publikasi.

  1. Koreksi dan Penarikan Artikel

Jika ditemukan kesalahan signifikan atau pelanggaran etika setelah publikasi, jurnal akan:

  • Menerbitkan koreksi (erratum)
  • Melakukan penarikan artikel (retraction) jika diperlukan
  • Menyampaikan penjelasan secara terbuka
  1. Pengawasan Etika

Tim editorial berhak untuk:

  • Menyelidiki dugaan pelanggaran etika
  • Meminta klarifikasi atau data pendukung dari penulis
  • Berkoordinasi dengan institusi terkait bila diperlukan