Manusia dan Ilusi Penciptaan: Tafsir Ibn Ashur dan al-Tabataba’i QS (22:73) dalam Diskursus Synthetic Life
Kata Kunci:
synthetic life, wahyu dan sains, Ibn ‘Ashur & al-Tabataba’i, ontologi penciptaanAbstrak
Penelitian Perkembangan artificial life dan synthetic biology memunculkan kembali pertanyaan mendasar tentang kemampuan manusia dalam “menciptakan kehidupan”. Artikel ini mengkaji QS. al-Hajj:73 melalui pembacaan tafsir modern Ibn ‘Ashur dalam al-Tahrir wa al-Tanwir dan al-Tabataba’i dalam al-Mizan fī Tafsir al-Qur’an untuk menilai klaim tersebut dalam kerangka Qur’ani. Dengan menggunakan metode komparatif tafsir dan analisis tekstual-konseptual, penelitian ini menunjukkan bahwa ayat tersebut tidak dimaksudkan sebagai tantangan teknis, melainkan sebagai penetapan batas ontologis penciptaan. Ibn ‘Ashur menekankan kritik epistemik terhadap ilusi manusia yang menyamakan kemampuan teknis dengan al-khalq, sementara al-Tabataba’i menegaskan ketergantungan ontologis makhluk dalam sistem wujud dan kausalitas. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa klaim synthetic life hanya valid secara fungsional-operasional, tetapi tidak sah secara ontologis dalam perspektif Qur’ani. Artikel ini menyimpulkan bahwa tafsir modern menyediakan kerangka kritis dan proporsional untuk membaca relasi antara wahyu dan sains, tanpa menolak kemajuan ilmiah maupun mengaburkan perbedaan mendasar antara rekayasa dan penciptaan hakiki.
Unduhan
Referensi
Agustin, Anggi, Anita Fitriani, Clarissa Syahnaz Aulia, dan Tri Cahyanto. “Etika Pemilihan Ciri Non-Medis Embrio: Analisis Bioetika atas Praktik ‘Designer Baby’ dalam IVF Modern.” Jurnal Pendidikan Kimia, Fisika dan Biologi 2, no. 1 (Januari 2026): 20-36. doi.org.
Abd al-Qahir al-Jurjani, Asrar al-Balaghah (Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah)
Al-Ghazali. 2011. Ihya’ ‘Ulumiddin: Ilmu dan Keyakinan. Terjemahan oleh Ibnu Ibrahim Baadillah. Jakarta: Republika Penerbit.
al-Jurjani, al-Ta‘rifat (Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah),
Al-Juwayni, al-Irshad ila Qawaṭi‘ al-Adillah fi Uṣul al-I‘tiqad (Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah), 210-212.
Al-Raghib al-Aṣfahani, Mufradat Alfaẓ al-Qur’an (Damaskus: Dar al-Qalam)
Al-Razi, Fakhr al-Din Muhammad ibn Umar. Tafsir al-Fakhr al-Razi: Mafatih al-Ghayb. Beirut: Dar al-Fikr, 1981.
Ath-Thabari, Abu Ja’far Muhammad bin Jarir. 2009. Tafsir Ath-Thabari, Terj. Ahmad Abdurraziq Al Bakri, dkk. Jakarta: Pustaka Azzam.
Badawi, E., Carter, M., & Gully, A., Modern Written Arabic: A Comprehensive Grammar, Routledge, 2004.
Bostrom, Nick, dan Anders Sandberg. “Cognitive Enhancement: Methods, Ethics, and Regulatory Challenges.” Science and Engineering Ethics 15, no. 3 (2009): 311-41. doi.org.
Deamer, David. “On the origin of systems: Systems biology, synthetic biology and the origin of life.” EMBO reports 10, Special Issue (2009).
Elliott, Carl. “Adventure! Comedy! Tragedy! Robots! How bioethicists learned to stop worrying and embrace their inner cyborgs.” Journal of Bioethical Inquiry 2, no. 1 (April 2005): 18-23.
Endy, D., “Foundations for engineering biology,” Nature, 438, 449-453
Hughes, James. Citizen Cyborg. Boulder, CO: Westview Press, 2004.
Ibn ‘Asyur, Muhammad Ath-Thahir. At-Tahrir wa At-Tanwir. Tunis: Ad-Dar At-Tunisiyah li An-Nashr, 2014.
J. Craig Venter et al., “Creation of a Bacterial Cell Controlled by a Chemically Synthesized Genome,” Science, 2010. https://www.science.org/doi/pdf/10.1126/science.1190719.
Jinek, Martin, Krzysztof Chylinski, Ines Fonfara, Michael Hauer, Jennifer A. Doudna, dan Emmanuelle Charpentier. “A Programmable Dual-RNA-Guided DNA Endonuclease in Adaptive Bacterial Immunity.” Science 337, no. 6096 (Agustus 2012): 816-821. https://doi.org/10.1126/science.1225829.
Thabathabai, Muhammad Husain al-. al-Mizan fi Tafsir al-Qur'an. Jilid 1. Beirut: Mu'assasah al-A’lami li al-Matbu'at, 1991.
Venter, J. Craig. 2013. Life at the Speed of Light: From the Double Helix to the Dawn of Digital Life. New York: Viking.